Kunjungan kerja Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Sulawesi Selatan berlangsung hari ini dengan penuh semangat dan diskusi konstruktif. Dalam kunjungannya, beliau bertemu langsung dengan seluruh pegawai untuk memberikan arahan terkait pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi di lingkungan kerja Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan.
Pada kesempatan tersebut, turut dibahas berbagai kesiapan dan langkah strategis yang telah dilakukan dalam mewujudkan tata kelola kerja yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Diskusi berlangsung hangat dengan berbagai masukan dan motivasi bagi seluruh pegawai dalam memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas.
Setelah sesi arahan, Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan melakukan peninjauan ke setiap ruangan kerja untuk melihat langsung fasilitas, suasana kerja, serta berdiskusi lebih lanjut dengan para pegawai mengenai pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Sulawesi Selatan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan kantor Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan warisan budaya untuk generasi mendatang.
Selanjutnya, rombongan melakukan kunjungan ke KM Diponegoro, yang merupakan Cagar Budaya Nasional yang baru saja ditetapkan pada akhir tahun lalu. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya melihat langsung potensi serta pelestarian warisan budaya yang memiliki nilai penting sejarah bangsa.
Agenda berikutnya berlangsung di Benteng Rotterdam dengan mengunjungi ruang informasi serta berdiskusi mengenai pelestarian dan pengelolaan cagar budaya. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan komitmen bersama untuk menjaga, melestarikan, dan memanfaatkan warisan budaya bagi generasi mendatang.
